Wawancara Dengan CEO Path Part 1

Chief Executive Officer (CEO) jejaring sosial Path, Dave Morin, mengaku tertarik dengan teknologi sejak kecil. Meski, di masa remaja, dia sempat menekuni hobi ski es, bahkan menjadi atlet tim yunior Olimpiade Musim Dingin, Amerika Serikat semasa SMA.

Uniknya, dengan ketertarikan terhadap komputer sejak belia, Morin justru kuliah di jurusan ekonomi.

Pernah merasakan bekerja di dua perusahaan teknologi informasi (TI) ternama seperti Apple Inc dan Facebook tak membuatnya masuk zona nyaman. Dia malah pilih keluar pada 2010, dan mendirikan Path bersama dua sobatnya. Padahal modal sangat terbatas hanya mengandalkan simpanan dari gaji selama bekerja di Facebook.

Kenekatan itu akhirnya berbuah manis setelah Path semakin berkibar di kancah bisnis media sosial. Path diperkirakan memiliki 25 juta pengguna akhir tahun ini.

Ketika dia berkunjung ke Indonesia pekan lalu, Morin menyempatkan mampir ke kantor redaksi merdeka.com, di AXA Tower, Jakarta.

Selain membahas perkembangan Path, Morin sekaligus menceritakan detail kehidupan pribadinya. Semisal alasan nekat berwirausaha, tips bagi sesama pengusaha pemula.

Dia juga menceritakan kekagumannya pada almarhum Steve Jobs, mantan CEO Apple Inc. Sosok inovator teknologi itu yang membuatnya semakin bersemangat membangun Path. “Saya selalu mengidolakan Steve Jobs,” ujarnya.

Berikut cuplikan bincang-bincang santai Morin bersama wartawan merdeka.com, Ardyan M. Erlangga:

1. Mimpi wujudkan mobil terbang

Apakah memang IT merupakan minat anda sejak lama?

Seumur hidup, saya selalu tertarik dengan komputer, sains, dan teknologi.

Lantas, mengapa malah kuliah di jurusan ekonomi?

Saya kuliah ekonomi untuk mencari pengetahuan lain, dan mempelajari cara pandang berbeda. Tapi tetap, komputer dan teknologi adalah minat utama saya.

Apa ada pengaruh keluarga terhadap minat anda di bidang IT? Istri anda Brit Morin, juga pengusaha startup kan?

Iya, Keluarga cukup berpengaruh, kebetulan, istri juga bekerja di bidang teknologi informasi. Dia memiliki perusahaan media internet yang menawarkan konsep berdikari untuk perempuan (Brit Morin & Co-red).

Secara prinsip, saya dan istri bekerja sama cukup sering untuk berbagi ide dalam mengembangkan produk masing-masing.

Ada impian masa kecil soal teknologi yang ingin diwujudkan selain lewat Path?

Saya masih bermimpi kita bisa mewujudkan mobil terbang (tertawa-red). Karena sepertinya kita semua pernah membayangkan bahwa mobil terbang dapat menyelesaikan persoalan kemacetan kita di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

2. 3D printing keren sekali

Sebagai bos perusahaan IT, anda menggunakan iPhone. Apakah anda tipe yang suka mencari informasi mengenai gadget terbaru?

Saya berusaha sepraktis mungkin. Saya punya iPhone dan beberapa ponsel android. Tetapi mayoritas aktivitas saya menggunakan iPhone. Tapi saya selalu ingin tahu perkembangan gadget terbaru. Rasanya saya memang penggila gadget. hehehe.

Saat ini, apa perkembangan teknologi yang menarik perhatian anda?

Saya rasa 3D printing keren sekali. Sedang ngetren sekali di Amerika. Barangkali di seluruh dunia juga

Mobil listrik juga menarik perhatian saya. Karena bisa mengurangi polusi, dan memberi solusi pada masyarakat supaya tidak terlalu sering berhenti di pom bensin untuk mengisi bahan bakar.

3D printing luar biasa, minggu lalu saya lihat sebuah alat bisa mencetak rumah dalam bentuk 3D. Mesinnya besar sekali. Keren banget kan, hahaha. Anda harus lihat sendiri.

Lanjut Part2

Source : merdeka

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s